Skip to content Skip to footer

Raja Kelana Sewandana 

Raja Kelana Sewandana 

Kepemimpinan yang berani, pencari cinta sejati, pahlawan lokal 

  1. Topeng Raja Kelana Sewandana 
  1. Warna muka merah 
  1. Bentuk mulut delimo mlethek 
  1. Bentuk mata dondongan 
  1. Bentuk alis kuwel 
  1. Mahkota Raja : Berwarna Emas 
  1. Pakaian Raja 
  • Cinde Merah (Celana) 
  • Jarit 
  • Boro-boro samir 
  • Stagen cinde : Dikenal juga dengan nama cinde merah, stagen cinde merupakan kain sutera merah panjang yang dipakai sebagai selendang pengikat. Panjangnya kurang lebih 4 meter dan lebarnya 10 sentimeter. Umumnya, motif batik terdapat pada stagen cinde dengan kombinasi warna tertentu, seringnya kuning dan hijau. 
  • Epek timang : Bentuknya sabuk dengan bahan dasar beludru yang berhias bordir emas yang timangnya berwarna putih. Epek timang tak hanya berfungsi sebagai aksesori, tetapi juga sebagai ikat pinggang sekaligus tempat sampur. 
  • Sampur 
  • Uncal 
  • Kace : Kalung hiasan yang terbuat dari kain beludru dengan hiasan greji warna kuning emas 
  • Kalung lur 
  • Cakep : Cakep merupakan hiasan yang diletakkan pada pergelangan tangan penari Reog. Bentuknya serupa dengan gelang yang dikenakan pada tangan kanan dan kiri penari. 
  • Klat bahu 
  • Probo 
  • Keris Blangkrak / Ladrang 
  • Binggel 
  1. Pecut Samandiman : terdapat bulatan simpul berwarna merah dan kuning, berjumlah tujuh buah. Angka tujuh memiliki makna sebagai tujuh sumber kekuatan dan pertolongan Tuhan dalam menjalankan tugas dan perjuangannya. Dalam Bahasa Jawa, Tujuh adalah “Pitu” yang berasosiasi dengan “Pitulungan” yang artinya pertolongan dari Tuhan. 

Panjang pecut seluruhnya 100 cm, terbagi menjadi dua bagian yaitu; 20 cm untuk pegangan dan 80 cm untuk cemeti yang berhiaskan jebug. 

No Bulatan ke- Makna Filosofis Penjelasan 
1 Pertama Keteguhan Iman (Keyakinan) Landasan utama bagi seorang pemimpin dan ksatria. Ia harus teguh pada kebenaran dan tidak mudah goyah. 
2 Kedua Pengendalian Diri Menggambarkan kemampuan mengendalikan hawa nafsu, amarah, dan kekuasaan agar tidak menindas. 
3 Ketiga Keberanian dan Keadilan Seorang raja harus berani menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. 
4 Keempat Tanggung Jawab dan Kesetiaan Simbol kesetiaan kepada rakyat, bangsa, dan kebenaran spiritual. 
5 Kelima Kebijaksanaan dan Waspada Melambangkan kemampuan berpikir jernih sebelum bertindak. 
6 Keenam Kasih Sayang dan Kemanusiaan Kekuatan tanpa cinta kasih akan menjadi kekejaman; pecut melambangkan kekuatan yang terkendali oleh cinta. 
7 Ketujuh Kesempurnaan dan Pitulungan Gusti (Pertolongan Tuhan) Bulatan terakhir adalah simbol puncak kesempurnaan spiritual — bahwa manusia sakti pun tetap butuh perlindungan dan restu dari Tuhan. 

Pecut Samandiman (dokumentasi peneliti) 

Leave a comment

REOGENUS© 2026. ALL RIGHTS RESERVED.